Monday, January 27, 2020

Drunken Master (Jurus Mabuk)

Anda pasti pernah menonton film kungfu yang dibintangi aktor Jackie Chan yang berjudul Drunken Master. 
Film tersebut menampilkan gerakan kungfu seperti orang yang sedang mabuk. 
Kungfu tersebut bernama ZUI QUAN atau biasa di Indonesia dikenal dengan JURUS MABUK. 
Kungfu ini merupakan kungfu yang sudah tua dan bisa ditelusuri hingga ke sekte budha dan taoisme. 
Untuk sekte budha, bisa ditelusuri hingga ke kuil shaolin. 
Sedangkan sekte taoisme didasarkan atas legenda 8 dewa. 
Diantara semua jenis kungfu Cina, JURUS MABUK memilki mekanisme tubuh yang tidak biasa diantara kungfu jenis lainnya. 
Hal ini karena JURUS MABUK menggunakan semua anggota tubuh untuk menyerang
dan bertahan, bahkan anggota tubuh yang paling tidak biasa. 
JURUS MABUK dianggap sebagai jenis kungfu tingkat lanjut oleh para ahli kungfu, dikarenakan kerumitan gerakannya. 

JURUS MABUK memiliki konsep unik yang dinamakan “dada kosong, perut penuh anggur” yang tersalurkan ke seluruh tubuh dan menghasilkan energi melalui gerak. 

Dalam JURUS MABUK menggunakan berat dan momentum seluruh tubuh terhuyung-huyung dan tiba-tiba melepaskan kekuatan dari posisi yang tidak biasa. 
Selain itu JURUS MABUK memiliki gerakan tubuh mengalir dengan mengedepankan transisi dari satu gerak tubuh ke gerak tubuh yang lain. 

Jika kita melihat orang yang menggunakan JURUS MABUK, kita akan melihat kalau gerakannya tidak seimbang, walaupun pada hakikatnya orang yang menguasai kungfu ini akan memiliki keseimbangan yang luar biasa kecuali dia menjatuhkan dirinya sendiri. 

JURUS MABUK membutuhkan dasar yang kuat, kelincahan dan fleksibilitas tubuh yang sangat baik sehingga menjadikan kungfu ini salah satu beladiri kungfu tingkat lanjut. 

Sementara dalam kisah-kisah fiksi dikatakan kalau JURUS MABUK dilakukan saat benar-benar mabuk, namun pada dasarnya teknik Zui Quan yang asli tidak dilakukan dalam keadaan mabuk, namun dalam keadaan pura-pura mabuk dengan gerakan-gerakan yang sangat akrobatik dan membutuhkan tingkat keseimbangan tubuh yang tinggi. 

Pada berbagai JURUS MABUK, postur tangan yang seperti capit merupakan cerminan seolah kalau yang menggunakan kungfu tersebut sedang memegang gelas kecil yang biasa digunakan untuk minum anggur. 

Di dalam sekte taoisme, JURUS MABUK didasarkan pada legenda 8 dewa. 
Di Indonesia, kungfu ini dikenal dengan kungfu Dewa Mabuk dan memiliki sekitar 8 rangkaian jurus, yang masing-masing jurus mewakili 8 karakter dewa tersebut. 

Ke 8 Dewa tersebut adalah : 

1.  
Lu Dongbin, pemimpin dari 8 dewa. 
Lu Dongbin memiliki karakter sebagai pembasmi arwah jahat dengan pedang di punggungnya. Tubuhnya miring ke belakang untuk mengelabui musuh. 

2. 

Li Tieguai, atau Li si pincang yang berjalan menggunakan tongkat besi. Menggunakan tipuan seolah pincang untuk mengelabui lawan.

3. 

Han Zongli, dewa yang paling kuat. Membawa kendi besar anggur dan menyerang musuh menggunakan kekuatannya.

4. 

Lan Caihe, memiliki jenis kelamin yang tidak jelas. Membawa keranjang bambu, menggunakan gerakan pinggangnya, menyerang menggunakan gerakan-gerakan feminim. 

5.   

Zhang Guolao, si orang tua. 
Menaiki keledai, menggunakan keledainya untuk melakukan tendangan. 

6.  

Cao Guojiu, yang paling muda diantara 8 dewa. 
Cerdik dan petarung yang memiliki emosi stabil. Dia akan menyerang lawan menggunakan kuncian, patahan, menyerang titik-titik yang mematikan dan bagian-bagian lunak pada musuh (titik-titik akupuntur/dian xue) 

7. 

Han Xiangzi, dewa peniup seruling. 

8. 

He Xiangu, dikenal juga dengan Nona He. Menggoda lawan untuk menutupi jarak serangannya yang pendek. 
Menghindari lawan menggunakan putaran pinggangnya yang indah. 

No comments:

Post a Comment